BUDAYA POSITIF

 AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF
DISEMINASI BUDAYA POSITIF

MURSIDIN HUSDIN
Calo   Gur Penggera Angkatan 10 Kabupaten Toraja Utara


PENDAHULUAN

Ki Hajar Dewantara mengumpamakan sekolah sebagai sebuah ladang tempat persemaian bibit, agar bibit bisa berkembang secara maksimal maka petani dapat memperbaiki kondisi tanah, memelihara bibit tanaman, memberi pupuk dan air, membasmi ulat-ulat atau jamur-jamur yang mengganggu hidup bibit tanaman dan lain sebagainya.

Dari uraian tersebut, kita dapat memahami bahwa sekolah diibaratkan sebagai tanah tempat bercocok tanam sehingga guru harus mengusahakan sekolah menjadi lingkungan yang menyenangkan, menjaga, dan melindungi murid dari hal-hal yang tidak baik. Dengan demikian, karakter murid tumbuh dengan baik sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila


BUDAYA POSITIF

Budaya positif merupakan perwujudan dari nilai-nilai kebajikan atau keyakinan universal yang diterapkan di sekolah. Selama ini barangkali kita sebagai guru merasa berkewajiban mengontrol  perilaku siswa agar memiliki perilaku sesuai yang guru sering  memberikan hukuman kepada siswa yang melakukan kesalahan dan memberikan imbalan / penghargaan terhadap perbuatan baik yang dilakukan siswa.

 

Selengkapnya silahkan akses ke link di bawah ini:









Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali budaya positif di sekolah merupakan pendekatan yang lebih efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan suportif bagi semua siswa.

      Hapus

Posting Komentar